Formulasi, Evaluasi, dan Stabilitas Sediaan Sirup Paracetamol

Formulasi, Evaluasi, dan Stabilitas Sediaan Sirup Paracetamol

Penulis

  • Adzkia Pratami Sasaqi Universitas Bhakti kencana
  • maria imaculata sherly nggiring Universitas Bhakti Kencana
  • nita apriyanti Universitas Bhakti Kencana
  • aulia permata sari Universitas Bhakti Kencana
  • neng dera siti nurholisa Universitas Bhakti Kencana
  • Ramadhan Saputro Universitas Bhakti Kencana
  • Reza Pratama Universitas Bhakti Kencana

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i3.86

Kata Kunci:

Parasetamol sirup, Sediaan, Stabilitas Dipercepat, Uji Evaluasi

Abstrak

Pendahuluan: Sirup parasetamol merupakan salah satu sediaan cair oral yang banyak digunakan terutama untuk pasien pediatrik. Namun, stabilitas fisik dan kimia sediaan ini sangat dipengaruhi oleh formulasi dan kondisi penyimpanan. Tujuan review ini adalah menganalisis formulasi, hasil evaluasi mutu, serta stabilitas sediaan sirup parasetamol berdasarkan berbagai. penelitian Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate dengan kata kunci “paracetamol syrup stability”, “accelerated stability test”, dan “formulation of paracetamol syrup”. Artikel diseleksi berdasarkan kesesuaian topik terhadap formulasi, uji evaluasi, dan stabilitas sediaan. Formulasi sirup parasetamol umumnya mengandung bahan aktif 125 mg/5 mL dengan kosolven seperti propilen glikol dan gliserin yang berfungsi meningkatkan kelarutan dan kestabilan. Pemanis sukrosa atau madu berperan menjaga viskositas dan rasa. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan fisikokimia, dengan pH 4,5–5,5, viskositas ideal 1800–2200 cP, dan kadar zat aktif di atas 90% dari kadar awal. Pada uji stabilitas dipercepat (40°C/75% RH) dan jangka panjang (25°C), sediaan tetap stabil secara kimia dengan penurunan kadar <10%. Paparan suhu tinggi atau cahaya berlebih mempercepat degradasi parasetamol, sementara penyimpanan pada suhu ruang dan botol berwarna amber memberikan kestabilan terbaik. Formulasi sirup parasetamol dengan kombinasi kosolven-propilen glikol dan buffer sitrat terbukti menghasilkan sediaan yang stabil secara fisik dan kimia, baik pada uji stabilitas dipercepat maupun jangka panjang. Semua formula yang direview memenuhi persyaratan mutu sediaan sirup oral menurut Farmakope Indonesia, meskipun stabilitas optimum diperoleh pada suhu ruang yang terlindung dari cahaya.

Kata Kunci : paracetamol, sirup, sediaan, stabilitas dipercepat, uji evaluasi

Referensi

Ahmad, A., Suleiman, A. M., & Yusuf, M. (2019). Microbiological quality assessment of liquid paracetamol preparations available in pharmacies. African Journal of Pharmaceutical and Pharmacological Research, 7(3), 112–118.

Al-Omari, M., Al-Masri, S., & Abu-Hani, A. (2021). Microbial contamination and shelf life estimation of paracetamol syrup. Saudi Pharmaceutical Journal, 29(4), 265–272.

Anisa, A., Putri, A. N., & Latifah, N. (2025). Analisis Kompaaratif Stabilitas Kimia dan Fisika Paracetamol pada Sediaan Padat dan Cair. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF), 3(3), 188-199.

Bernal-Chávez, S. A., Magaña, J. J., & Escobar-Chávez, J. J. (2023). Enhancing chemical and physical stability of pharmaceuticals using freeze–thaw method: challenges and opportunities for process optimization through quality by design approach. Journal of Biological Engineering, 17(1), 12–25.

El-Banna, T., Mohamed, A. A., & Hassan, M. H. (2022). Preservative systems and microbial stability of pediatric paracetamol syrup. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 12(9), 123–130.

Ermawati, & Wahdaniah, N. (2021). Pembuatan dan Uji Stabilitas Fisik Sirupekstrak Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus Thunb.). Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 5(2), 14–22.

Gupta, S., Kumar, A., & Sharma, P. (2019). Formulation and evaluation of paracetamol syrup made by mixed solvency concept. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 10(6), 2775–2781.

Halilu, E. M., Anthomy, P. P., Ovenseri, A. C., & Kwari, J. S. (2023). Stability of Citrullus lanatus Thunb extract as colourant in paracetamol syrup formulation. International Journal of Pharmacognosy & Chinese Medicine, 7(2), 1-7.

ICH Q1A(R2). Stability testing guidelines: Stability testing of new drug substances and products. ICH Steering Committee, 2003:1-23.

Kurniawaty, A. Y., & Rawar, E. A. (2023). Pengaruh Komposisi Sukrosa dan Propilen Glikol terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sirup Paracetamol. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia, 3(1), 56–64.2016(3), 274–278.

Maheshwari, R. K., & Rajagopalan, R. (2012). Formulation and evaluation of paracetamol syrup made by mixed-solvency concept. Der Pharmacia Lettre, 4(1), 170-174.

Marlina, S. (2025). Studi Stabilitas Fisik dan Kimia Sediaan Sirup Parasetamol pada Penyimpanan Suhu Ruang. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia, 1(1), 8-14.

Mohammed, A., Ovenseri, A. C., & Emmanuel, H. M. (2022). Stability studies of Daucus carota (Apiaceae) extracts as colourant in paracetamol syrup formulation. The Nigerian Journal of Pharmacy, 56(1), 49-55.

Oyeleke, S. B., Adebayo, A. S., & Olayinka, M. T. (2020). Evaluation of preservative efficacy and microbial stability of paracetamol oral suspension. International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research, 64(1), 45–51.

Rajpurohit, H., Sharma, S., & Chauhan, C. S. (2011). Effect of temperature and pH on the stability of paracetamol in liquid dosage form. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 2(8), 2053–2057

Sharma, P., Verma, S., & Gupta, R. (2021). Microbial stability and shelf life of paracetamol syrup formulations. Journal of Pharmaceutical Quality Assurance, 13(2), 85–92.

Singh, P., Kumar, P., & Prasad, N. (2018). Formulation and Evaluation of an Antipyretic Paracetamol Syrup for Paediatric Use. International Journal of Research and Development in Pharmacy & Life Sciences, 7(1), 2924–2930.

Suleiman, M. A., & Musa, I. (2018). Effect of storage conditions on the microbial quality of paracetamol syrup. Nigerian Journal of Pharmaceutical Research, 14(1), 34–41.

Yusefa, I. M., Harmastuti, N., & Harjanti, R. (2024). Pengaruh Suhu Penyimpanan terhadap Kadar Parasetamol Sirup Selama Beyond Use Date Secara Spektrofotometri UV-Vis: Effect of Storage Temperature on Paracetamol Syrup Concentration During Beyond Use Date by UV-Vis Spectrophotometry. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 7(02), 141-150.

Zaid, A. N., Abualhasan, M., Al-Masri, M., Jaradat, N., Ziada, I., & Ayash, N. (2016). Peracikan dan Evaluasi Stabilitas Parasetamol–Madu Secara Spontan Berbasis Sirup untuk Penggunaan Pediatrik. Asian Journal of Pharmaceutics, 10(3 Suppl), S274–S277.

Zulkarnain, I. (2014). Stabilitas kimia dan usia simpan sirup parasetamol pada berbagai suhu penyimpanan. As-Syifaa, 6(1), 17–24.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Sasaqi, A. P., Nggiring, M. I. S., Apriyanti, N., Permata Sari, A., Nurholisa, N. D. S., Saputro, R., & Pratama, R. (2025). Formulasi, Evaluasi, dan Stabilitas Sediaan Sirup Paracetamol: Formulasi, Evaluasi, dan Stabilitas Sediaan Sirup Paracetamol. Jurnal Medika Farmaka, 3(3), 377–386. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i3.86

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama