Review Artikel: Peran Mikroenkapsulasi Dalam Memproduksi Tablet Menggunakan Bahan Aktif Alam

Peran Mikroenkapsulasi Dalam Memproduksi Tablet Menggunakan Bahan Aktif Alam

Penulis

  • Priska Elisabeth Enga Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Ahmad Samsu Raafi Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Maria Devi Arisanti Tefa Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Azizah Nurul Inayah Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Aurora Nurandini Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Meylani Sutoro Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Muhamad Reza Pahlevi Kelompok Keilmuan Farmasetika dan Teknologi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v4i1.98

Abstrak

Pendahuluan: Mikroenkapsulasi merupakan teknik formulasi yang bertujuan melindungi senyawa aktif dari degradasi lingkungan, meningkatkan stabilitas, serta memaksimalkan ketersediaan hayati bahan alam. Teknologi ini juga mampu mengatasi volatilitas, ketidakstabilan, serta karakteristik sensorik yang kurang mendukung pada bahan herbal. Telaah ini disusun melalui pencarian literatur secara sistematis dari berbagai database elektronik untuk mengidentifikasi metode mikroenkapsulasi yang digunakan dalam pengembangan sediaan padat berbahan alam. Metode: Menggunakan metode gelasi ionotropik, pengeringan semprot, dan pengikatan silang telah berhasil diterapkan pada bahan seperti kunyit putih, kulit melinjo merah, minyak jeruk purut, dan ekstrak daun pepaya. Hasil: Setiap metode menghasilkan mikrokapsul dengan karakter fisik yang stabil, efisiensi enkapsulasi yang baik, serta kelayakan sebagai bahan baku tablet. Pengeringan semprot pada rosella bahkan menghasilkan efisiensi enkapsulasi mencapai 97,73%, sedangkan beberapa formulasi daun pepaya masih menunjukkan kadar air dan kadar udara di atas batas optimal sehingga memerlukan optimasi proses. Kesimpulan. mikroenkapsulasi terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas dan mutu bahan alam, serta berpotensi besar untuk mendukung pengembangan sediaan farmasi berbasis padat yang lebih stabil, terstandarisasi, dan mudah diaplikasikan.

Referensi

Agatis, J. (2024). Karakteristik Fisikokimia Tablet Berbasis Mikrokapsul Minyak Fahri Sinulingga , Wini Trilaksani *, Iriani Setyaningsih Evaluation of Physicochemical Characteristics of Tuna ’ s Eye Oil Microcapsule-Spirulina Tablets. 27.

Ahmadi, A., Halim, A., & Oktarin, K. (2019). Mikroenkapsulasi Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak ( Curcuma xanthorrhiza Roxb .) dengan Penyalut Natrium Alginat Menggunakan Metode Penyemprotan Kering. 11(2).

Al-farini, R. Y., Yunus, M., & Dharmawan, H. (2025). Evaluasi Formulasi Sediaan Floating Mikroenkapsulasi yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Salam ( Syzygium Polyanthum ). 4.

Hasrini, R. F., Zakaria, F. R., Adawiyah, D. R., & Suparto, I. H. (2017). Maltodekstrin Dan Isolat Protein Kedelai [ Microencapsulation of Crude Palm Oil Using Maltodextrin and Soy Protein Isolate ]. 28(1), 10–19. https://doi.org/10.6066/jtip.2017.28.1.10

Hindun, S., Rusdiana, T., Abdasah, M., & Hindritiani, R. (2017). Potensi Limbah Kulit Jeruk Nipis (Citrus auronfolia) Sebagai Inhibitor Tirosinase. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 4(2), 64. https://doi.org/10.15416/ijpst.v4i2.12642

Prima, U. (2025). Evaluasi Formulasi Sediaan Floating Mikroenkapsulasi yang Mengandung Ekstrak Etanol Herba Sirih Cina ( Peperomia pellucida L .) Program Studi Sarjana Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran , Kedokteran PUI Phytodegeneratif and Lifesyle Medicine , Indonesia. 4(Mardikasari 2020).

Tadulako, U., Bumi, K., & Tondo, T. (2019). mikroenkapsulasi ekstrak likopen buah tomat (Lycopersicum pyriforme) tersalut tepung rumput laut Eucheuma cottoni. 5(April), 30–38.

Mai, R., Br, D., Novriani, E., & Dharmawan, H. (2025). Evaluasi Formulasi Sediaan Floating Mikroenkapsulasi yang Mengandung Ekstrak Etanol Kunyit Putih ( Curcuma Zedoaria Rosc . ). 5.

Nasyarudin, M. (2016). Pembuatan Mikrokapsul Phycocyanin Menggunakan Maltodekstrin sebagai Bahan Pelapis dengan Metode Spray Drying. 1–7.

Nining et al, 2017. (2017). Pengeringan ekstrak bunga rosela (. 4(2), 65–71.

Siregar, T. M., & Kristanti, C. (2019). Mikroenkapsulasi Senyawa Fenolik Ekstrak Daun Kenikir ( Cosmos caudatus K .). 8(1), 31–37.

Rahmat Santoso, Rahma Ziska, A. D. P. (2019). Formulasi Dan Evaluasi Mikrokapsul Salut Enterik Asetosal Menggunakan Penyalut Acryl- Eze®93o Dengan Metode Ekstrusi Dan Sferonisasi. 6(1).

Rustiani, E., Sari, B. L., Safira, D., Izmah, N., & Farmasi, P. S. (2022). Mikrogranul Mukoadhesif Ekstrak Daun Salam ( Syzygium Polyanthum ( Wight .)) Dengan Perbedaan. 8(1), 39–46.

Setyowati, P. (2022). Pengaruh Enkapsulasi Khamir Saccharomyces serevisiae dengan Variasi Konsentrasi Natrium Alginat terhadap kualitas roti (Doctoral dissertation, Unoversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Siregar, T. M., & Gunawan, C. (2025). Aplikasi mikrokapsul ekstrak kulit melinjo merah ( Gnetum gnemon L .) pada minuman serbuk effervescent. 19(4), 862–874. https://doi.org/10.21107/agrointek.v19i4.21294

Stevi, G., Saragih, N., Yunus, M., & Dharmawan, H. (2025). Evaluasi Formulasi Sediaan Floating Mikroenkapsulasi yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Pepaya ( Carica Papaya L . ). 5.

Susanti, R. D. W. I., Kimia, J., Matematika, F., Ilmu, D. A. N., Alam, P., & Brawijaya, U. (2016). Mikroenkapsulasi Minyak Jeruk Purut ( Citrus hystrix D . C . ) dan Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri Mikroenkapsulasi Minyak Jeruk Purut ( Citrus hystrix D . C . ) dan Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Enga, P. E., Raafi, A. S., Tefa, M. D. A., Inayah, A. N., Nurandini, A., Sutoro, M., & Pahlevi, M. R. (2026). Review Artikel: Peran Mikroenkapsulasi Dalam Memproduksi Tablet Menggunakan Bahan Aktif Alam: Peran Mikroenkapsulasi Dalam Memproduksi Tablet Menggunakan Bahan Aktif Alam. Jurnal Medika Farmaka, 4(1), 425–431. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v4i1.98

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama