Uji Aktivitas Berbagai Tumbuhan Terhadap Escherichia coli: Systematic Review
Uji Aktivitas Berbagai Tumbuhan Terhadap Escherichia coli: Systematic Review
DOI:
https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v4i1.92Abstrak
Pendahuluan: Escherichia coli (E. coli) merupakan patogen utama penyebab diare dan infeksi saluran kemih di Indonesia. Meningkatnya resistensi antibiotik mendorong pencarian alternatif pengobatan alami dari keanekaragaman hayati lokal. Metode: Tinjauan sistematis ini meliputi analisis sepuluh artikel penelitian eksperimental in vitro (2020–2025) yang mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak berbagai tumbuhan Indonesia terhadap E. coli. Metode yang digunakan adalah difusi cakram (Kirby–Bauer) dan difusi sumuran (well diffusion). Hasil: Ekstrak kulit jeruk lemon (Citrus limon L.) menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi terhadap E. coli, diikuti ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan ekstrak batang Meistera chinensis, yang juga memiliki aktivitas antibakteri kuat. Pola hubungan dosis-respons teridentifikasi secara konsisten, yaitu peningkatan diameter zona hambat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak. Senyawa sekunder utama yang teridentifikasi meliputi flavonoid dan tanin. Ekstrak tumbuhan lain seperti daun mengkudu (Morinda citrifolia L.), daun sukun (Artocarpus altilis), rimpang kunyit (Curcuma domestica), kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii), serta daun sungkai (Peronema canescens), juga menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap E. coli, meskipun bervariasi tingkatnya. Kesimpulan: Berbagai ekstrak tumbuhan Indonesia, khususnya kulit jeruk lemon, daun jambu biji, dan batang M. chinensis, memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami yang menjanjikan terhadap E. coli. Hasil temuan ini mendukung penelitian lebih lanjut, termasuk isolasi senyawa aktif, uji toksisitas, dan pengembangan formulasi obat berbahan alam untuk melengkapi terapi konvensional.
Kata Kunci: Escherichia coli, ekstrak tumbuhan, antibakteri, difusi cakram, difusi sumuran.
Referensi
Ariani, N., Monalisa, M., & Febrianti, D. R. (2019). Uji aktivitas antibakteri ekstrak biji pepaya (Carica Papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences), 2(2), 160–166.
Astuti, M. T., Ningsih, A. R., & Marcellia, S. (2021). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon L.) Terhadap Bakteri Salmonella thypi Dan Escherichia coli. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 7(2), 143–154.
Daud, N. S., Arni, D. P., Idris, S. A., & Saehu, M. S. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Meistera chinensis Terhadap Escherichia coli ATCC 35218. Warta Farmasi, 12(1), 8–18.
Fiana, F. M., Kiromah, N. Z. W., & Purwanti, E. (2020). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 10–20.
Fransisca, D., Kahanjak, D. N., & Frethernety, A. (2020). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sungkai (Peronema canescens Jack) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 460–470.
Kusumawati, E. (2021). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kerehau (Callicarpa longifolia Lam) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Manuntung.
Maimunah, S. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jelatang (Urtica Dioica L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Kimia Saintek Dan Pendidikan, 5(1), 23–30.
Manning, S. D. (2010). Escherichia coli infections. Infobase Publishing.
Muharam, F., Sriwidodo, S., & Amalia, E. (2025). Systematic Review: Metode dan Aplikasi Mikroenkapsulasi pada Ekstrak Bahan Alam. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(5), 1882–1895.
Mursyida, E., & Wati, H. M. (2021). Aktivitas antibakteri ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. J Kedokt Dan Kesehat Publ Ilm Fak Kedokt Univ Sriwij, 8(2), 87–92.
Niken, N., Yusuf, R. N., & Annita, A. (2022). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 10(2), 726–735.
Priamsari, M. R., & Wibowo, A. C. (2020). Aktivitas antibakteri ekstrak perasan daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap Escherichia coli secara in vitro. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 2(1), 26–34.
Ulfah, M. U. (2020). Aktivitas antibakteri ekstrak aseton rimpang kunyit (Curcuma domestica) terhadap bakteri staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan), 5(1), 25–31
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Medika Farmaka

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








