POTENSI TANAMAN YANG MEMILIKI AKTIVITAS TERHADAP PROPIONIBACTERIUM ACNES : Systematic Riview
POTENSI TANAMAN YANG MEMILIKI AKTIVITAS TERHADAP PROPIONIBACTERIUM ACNES : Systematic Riview
DOI:
https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i3.90Kata Kunci:
Uji Aktivitas, Antibakteri, Tanaman, P. acnesAbstrak
Pendahuluan: Jerawat (acne vulgaris) merupakan gangguan kulit inflamasi yang banyak dialami remaja dan dewasa, dengan Propionibacterium acnes sebagai bakteri utama penyebab peradangan. Meningkatnya resistensi antibiotik dan efek samping obat sintetis mendorong pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif antibakteri yang lebih aman. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan mengidentifikasi tanaman herbal yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap P. acnes, serta mengevaluasi metode ekstraksi, metode uji, dan efektivitas zona hambat yang dilaporkan dalam penelitian tahun 2020–2025. Metode: Artikel dikembangkan melalui tinjauan pustaka menggunakan Google Scholar dengan kata kunci “uji aktivitas”, “tanaman”, dan “P. acnes”. Data yang dianalisis meliputi jenis tanaman, teknik ekstraksi, metode pengujian, dan hasil aktivitas antibakteri. Hasil: Maserasi dengan etanol menjadi metode ekstraksi paling umum, sedangkan uji antibakteri banyak menggunakan difusi cakram dan difusi sumuran. Tanaman seperti daun salam (Syzygium polyanthum), daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), daun sirih merah (Piper crocatum), serta kombinasi daun nanas dan daun sirih hijau menunjukkan zona hambat kuat (20–24 mm). Daun jambu biji turut memberikan aktivitas tinggi, sementara bunga melati dan katak porang menunjukkan aktivitas lemah. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa tanaman herbal, seperti daun salam, daun belimbing wuluh, dan daun sirih merah, memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Propionibacterium acnes, sementara tanaman lain menunjukkan efektivitas yang lebih rendah. Hasil ini menegaskan bahwa tanaman herbal tertentu berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami untuk penanganan jerawat, meskipun penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan mekanisme kerja, keamanan, dan formulasi yang optimal.
Referensi
Aditiya, A. S. D. (2021). Uji Efektivitas Sediaan Krim Ekstrak Bunga Melati (Jasminum Sambac L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acne: Indonesia. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia, 1(2), 1–12.
Andriani, L. (2023). Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia: Potensi dan Kebijakan Pemerintah untuk Dukungan Produk Bahan Alam Dengan Daya Anti Bakteri. Jurnal Khazanah Intelektual, 7(2), 1733–1749.
Chezar, M., Hasanuddin, S., & Dewi, C. (2025). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng (Dimocarpuslongan L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 4(1), 9–16.
Dewi, R., Febriani, A., & Wenas, D. M. (2019). Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Metanol Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes dan Khamir Malassezia furfur: Antimicrobial Activity Of Methanolic Extract Of Betel Leaf (Piper betle L.) Against The Growth Of Propionibacterium acnes Bacteria and Malassezia furfur Yeast. Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 12(1), 32–38.
Gerung, W. H. P., Fatimawali, F., & Antasionasti, I. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Belimbing Botol (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acne Penyebab Jerawat. Pharmacon, 10(4), 1087–1093.
Husna, P. S., & Lingga, F. D. P. (2024). Uji Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Afrika (Vernonia Amygdalina Del.) Terhadap Zona Hambat Bakteri Cutibacterium Acnes. Jurnal Pandu Husada, 5(2), 72–83.
Jahns, A. C., Eilers, H., & Alexeyev, O. A. (2016). Transcriptomic analysis of Propionibacterium acnes biofilms in vitro. Anaerobe, 42, 111–118.
Lely, N., Azizah, M., Rasyad, A. A., Rendowaty, A., Sari, E. R., Erjon, E., ... & Rosyidah, M. (2025). Pengenalan Penyakit Infeksi Jerawat, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan pada Remaja. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 2(1), 40-44.
Mardiyanti, D., & Timur, W. W. (2024). Formulasi dan Uji Aktivitas Fisik Sediaan Pembersih Wajah Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) Serta Aktivitas Antibakterinya terhadap Propionibacterium acnes. Usadha Journal of Pharmacy, 217–226.
Marfuâ, N., Ramadhani, C. A., & Hasanah, A. M. (2019). Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus spina-christi L.) terhadap Pertumbuhan Propionibacterium acne. Pharmasipha: Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 3(1), 31–35.
Mariadi, M., & Bernardi, W. (2023). Formulasi Sediaan Patch dari Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp.) dan Uji Aktivitas Antibakteri Propionibacterium acne Secara In Vitro. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 6(2), 1–12.
Muharam, F., Nurul, N., & Ekawati, R. N. (2024). Potensi Minyak Akar Wangi sebagai Kosmetika. Jurnal Medika Farmaka, 2(1), 152–158.
Novianti, E. P., & Wirnawati, W. (2024). Formulasi Sediaan Krim Anti Jerawat Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack) dan Uji Aktivitas terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes dan Staphylococcus Aureus. Jurnal Global Ilmiah, 1(10).
Pratiwi, Y., Azis, A. A.-H., As’ ad, M. F., & Kastin, M. U. (2024). Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Anti Acne Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Farmasi Pelamonia/Journal Pharmacy Of Pelamonia, 4(1), 41–48.
Pratiwi, Y., Azis, A. A.-H., As’ ad, M. F., & Kastin, M. U. (2024). Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Anti Acne Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Farmasi Pelamonia/Journal Pharmacy Of Pelamonia, 4(1), 41–48.
Purba, J. S., & Manullang, H. F. (2021). Aktivitas Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzgium polyanthum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus Tahun 2021. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 4(2), 56–63.
Sapitri, A., Marbun, E. D., Maimunah, S., Ginting, M., Arisetya, D., & Utama, R. F. (2024). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Katak Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermis. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 7(1), 1598–1604.
Shufyani, F., Yudistira, S., Mabrur, M., & Sari, A. P. (2020). Formulasi Krim Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne. Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 2(2), 43–49.
Sifatullah, N. U. R., & Zulkarnain, Z. (2021). Jerawat (Acne vulgaris): Review penyakit infeksi pada kulit. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 19–23.
Susanti, S., Nurpriatna, C. O., & Rizkuloh, L. R. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Acne Patch Ekstrak Daun Jambu Biji Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Perjuangan Nature Pharmaceutical Conference, 1(1), 153–169.
Zuhra, L., Lubis, Y. E. P., & Suandy, S. (2025). Uji Daya Hambat Kombinasi Ekstrak Daun Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Dan Staphylococcus Aureus. Jurnal Impresi Indonesia, 4(10), 3990–4006.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Medika Farmaka

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








