REVIEW JURNAL: KAJIAN ETNOFARMAKOLOGI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT SUKU DAYAK

Penulis

  • Sari Fatul Layly Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Natalia Abuk Bria Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Adela Girlani Bria Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Virgiawan Kusuma Wardhana Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Haya Avia Aunillah Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Elit Juwita Ratu Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Eka Aurya Agustina Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Helmalia Jelita Putri Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Ivan Charles Seran Klau Program Studi S1 Farmasi, Falkutas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i2.73

Kata Kunci:

Etnofarmakologi, Tumbuhan Obat Tradisional, Suku Dayak

Abstrak

Masyarakat Suku Dayak membudidayakan tanaman yang kaya akan manfaat yang digunakan dalam pengobatan sehari-hari. Pembudidayaan ini berkembang secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya mereka yang berhubungan erat dengan alam sekitar. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnofarmakologi tanaman yang sering digunakan sebagai obat, bagian-bagian tanaman yang digunakan dan cara penggunaan tanaman obat tradisional oleh masyarakat Suku Dayak. Kajian ini mencakup analisis fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berkontribusi terhadap bioaktivitas. Literatur yang gunakan dalam review ini meliputi: Google Scholar, PubMed, Researchgate. Berdasarkan hasil review menunjukan bahwa ditemukan 10 jenis tanaman yang terdapat di Suku Dayak, yaitu: Karehau (Calllicarpa longlifolia Lam), Kaik-kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr), Kecapi (Sandoricum koejape Burm.f. Merr.), Kemot (Passifora foetia L.), Kumala Tawar (Coctus speciosus), Lasi (Macaranga recurvata), Bagore (Caesalpinia crista L.), Kemunting (Melastoma malabathricum), Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa), Akar kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr). Hal ini menegaskan pentingnya pengetahuan tradisional dalam konservasi sumber daya alam dan pengembangan obat herbal, serta memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan berbagai tanaman obat dalam pengobatan modern

Referensi

Afifah, M., Mahrudin, & Irianti. (2022). Studi etnobotani terhadap tanaman Donax canniformis K. Schum. (Bamban) pada masyarakat Suku Dayak Bakumpai di Desa Bantuil Kabupaten Barito Kuala dalam bentuk buku ilmiah populer. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(4), 81–90.

Al-Dhuayan, I. S., Alnamshan, M. M., Alqosaibi, A. I., ElMazoudy, R., Al-Eidan, A. A., Alkhulaifi, F. M., AlAhmady, N. F., Alenezi, N. A., Almustafa, M. M., & Al-Dossari, S. S. (2025). Exploring the anticancer potential of Costus speciosus: A comprehensive review. Brazilian Journal of Biology, 85. https://doi.org/10.1590/1519-6984.294310

Anggraeni, L. N., Fakhruddin, I., Irawan, & Yogie. (n.d.). Pengaruh ekstrak etanol daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Ait.) Hassk.) terhadap kadar kolesterol dan trigliserida pada hiperlipidemia mencit putih. Jurnal Borneo Cendekia, 5(1).

Arsyad, A., & Waris. (2023). Teknik dan nilai rendaman ekstrak biji bagore (Caesalpinia crista L.) dari Polewali Mandar. Journal of Natural Products of Makassar, 1(3), 2023–2138.

Beltsazar, D. E., Marshellina, C. J., Safitdra, A., Asseggaf, S. N. Y. S., & Zakiah, M. (2024). Potensi daun kemunting (Melastoma malabathricum) sebagai obat luka tradisional orang Dayak desa. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 11(1), 63–75. https://doi.org/10.32539/jkk.v11i1.236

Deswita, S., Rahma, E. N., Njurumana, V. C., & Yanuarti, R. (2022). Pengujian flavonoid total dan aktivitas antioksidan fraksi aktif daun kaik-kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr) yang berpotensi sebagai obat diare. Jurnal Biologi dan Pembelajaran JB&P, 9(2), 105–112. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/biologi

Djohari, M., Febrina, M., & Wahyuni, T. (2021). Potential antihypercholesterolemic of Uncaria cordata (Lour.) Merr as ethanolic extract in vivo. Journal of Traditional Medicine, 26(3), 155–160. https://doi.org/10.22146/mot.64531

Hayati, T., Mahrudin, & Irianti, R. (2022). Studi etnobotani Sandoricum koetjape Burm.f. Merr. (Kecapi) pada Suku Dayak Bakumpai Bantuil Kabupaten Barito Kuala yang berbentuk buku ilmiah populer. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(4), 67–80.

Meray, N. W., Utami, I. W., & Nurazizah. (2024). Exploration of bioactive compounds of rambusa (Passiflora foetida L.) root extract from East Kalimantan coal reclamation land as antioxidant. Jurnal Kimia Riset, 9(2), 135–143. https://doi.org/10.20473/jkr.v9i2.63620

Novriana, D., Oktoba, Z., Oktarlina, R. Z., & Triyandi, R. (2024). Studi etnofarmasi tentang penggunaan tumbuhan berkhasiat obat untuk penyakit hipertensi oleh beberapa suku di Indonesia. Jurnal Sains Medisina, 2(4), 111–117.

Pasaribu, S. P., Dan, E., & Istianti, P. (2014). Isolasi dan identifikasi senyawa flavonoid dari daun tumbuhan kerehau (Callicarpa longifolia Lam.). Jurnal Kimia Mulawarman, 11.

Qamariah, N., Handayani, R., & Novaryatiin, S. (2018). Studi etnofarmakologi dan empiris tanaman hutan berkhasiat obat dari Desa Tumbang Rungan Kelurahan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Anterior Jurnal, 18(1), 98–106.

Reddy, M. S., & Kuber, B. R. (2018). Efektivitas antiplasmodial dari ekstrak biji Caesalpinia crista. Journal of Drug Delivery and Therapeutics, 8(5), 354–357. https://doi.org/10.22270/jddt.v8i5.1880

Saepudin, S., Hidayat, T. S., Al-Azzahra, Y., & Cahyati, A. (2024). Uji aktivitas antiinflamasi ekstrak batang akar kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr.) secara in vitro. Jurnal Ilmiah Farmasi, 4(1).

Safitri, D., Roanisca, O., & Mahardika, R. G. (2021). Potensi ekstrak daun senduduk (Melastoma malabathricum Linn.) sebagai antibakteri melawan Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Chimica et Natura Acta, 9(2). https://doi.org/10.24198/cna.v9.n2.34582

Setyowati, F. M. (2010). Etnofarmakologi dan penggunaan tanaman obat di kalangan orang Dayak Tunjung di Kalimantan Timur. Jurnal Media Litbang Kesehatan, 20(3), 104–112.

Sianturi, P., Lenny, S., & Marpaung, L. (2013). Isolasi flavonoida dari kulit batang tumbuhan balik angin (Macaranga recurvata Gage). Jurnal Saintia Kimia, 1(2).

Suryatinah, Y., Andiarsa, D., Juhairiyah, J., Litbang, B., & Bumbu, T. (2016). Penyebaran tanaman obat tradisional antidiare pada Suku Dayak Dusun Deyah di Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases, 2(1), 7–13. https://doi.org/10.22435/jhecds.v2i1.5933.7-13

Susilawati, E., Aligita, W., Ketut Adnyana, I., & Sukmawati, I. K. (2018). Activity of karehau (Callicarpa longifolia Lamk.) leaves ethanolic extract as a wound healing. Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 10(5), 1243–1247.

Pangestu, Z. P. P. Z. P., Ningsih, A. W., Klau, I. C. S., Pitaloka, A. Y., Rohmah, N. W., Sesi, F. G., & Norsyah, M. B. F. F. (2023). Artikel Review: Studi Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi pada Tumbuhan Kapulaga (Elletaria cardamomum (L.) Maton). FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 4(1), 42–47.

Wasiaturrahmah, Y., Rayhan, M., Putri, D. K. T., Wardhana, A. S., & Apriasari, M. L. (2023). Efektivitas antibakteri ekstrak daun kecapi (Sandoricum koetjape Merr) terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(3), 139–152. https://doi.org/10.36387/jifi.v6i3.1699

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-31

Cara Mengutip

Fatul Layly, S., Abuk Bria, N., Girlani Bria, A., Kusuma Wardhana, V., Avia Aunillah, H., Juwita Ratu, E., Aurya Agustina, E., Jelita Putri, H., & Charles Seran Klau , I. (2025). REVIEW JURNAL: KAJIAN ETNOFARMAKOLOGI PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT SUKU DAYAK . Jurnal Medika Farmaka, 3(2), 311–317. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i2.73