A Review : Pengembangan Obat Rheumatoid Arthritis (RA) dengan Berbagai Pendekatan

Penulis

  • Ferda Amelia Universitas Bhakti Kencana
  • Marita Kaniawati Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Fidelia s Gabriela Da Costa Soares Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Indrawati Languwila Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Ira Dwi Fatma Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Jefry Jefry Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Kevin Efraim Lian Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Martini Irene Welmince Bokotei Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Muhamad Taofiq Putra Pratama Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Nabila Septri Rahmawati Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Naida Kasihtheisya Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Nanda Subakti Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia
  • Muhammad Dodit Rinaldi Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i1.59

Kata Kunci:

Pengobatan, Rheumatoid Arthritis, Pengembangan obat

Abstrak

Pendahuluan: Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan kronis pada sendi, yang dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan dan kecacatan. Tidak semua penggunaan obat standar untuk terapi RA dapat efisien untuk semua pasien dan penggunaan jangka panjangnya dapat menyebabkan efek samping yang serius. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan obat untuk penyakit RA dengan melibatkan berbagai pendekatan baik secara farmakologi dan non farmakologis. Metode: Review artikel ini berdasarkan referensi beberapa artikel dari database online yang dipublikasi secara nasional maupun internasional. Hasil: Dari penelusuran artikel, terdapat 10 artikel yang membahas pengembangan obat RA dari berbagai pendekatan. Kesimpulan: Berdasarkan review artikel yang dilakukan, terdapat pengembangan obat dengan pendekatan farmakologis meliputi pemanfaatan bahan alam seperti teh krokot, ekstrak daun sirih merah, tanaman secang dan kurkumin, inovasi berbasis nanoteknologi seperti hidrogel komposit dan nanocarrier MTX, lalu pendekatan drug repurposing penemuan obat baru alpha-linolenic acid dan belatacept serta pendekatan non farmakologis dengan terapi komplementer seperti kompres jahe merah dan sirih hangat.

Referensi

Alivernini, S., Firestein, G. S., & McInnes, I. B. (2022). The pathogenesis of rheumatoid arthritis. Immunity, 55(12), 2255–2270. https://doi.org/10.1016/j.immuni.2022.11.009

Azizah, R. N., Kamri, A. M., Asmaliani, I., & Karisa, A. (2024). Pengaruh Suplementasi Teh Krokot (Portulaca oleraceae L.) Terhadap Penurunan Kadar Sitokin Tikus Rheumatoid Artritis. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(1), 250–258.

Babaahmadi, M., Tayebi, B., Gholipour, N. M., Kamardi, M. T., Heidari, S., Baharvand, H., Eslaminejad, M. B., Hajizadeh-Saffar, E., & Hassani, S. N. (2023). Rheumatoid arthritis: the old issue, the new therapeutic approach. Stem Cell Research and Therapy, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s13287-023-03473-7

Ben Mrid, R., Bouchmaa, N., Ainani, H., El Fatimy, R., Malka, G., & Mazini, L. (2022). Anti-rheumatoid drugs advancements: New insights into the molecular treatment of rheumatoid arthritis. Biomedicine and Pharmacotherapy, 151(May), 113126. https://doi.org/10.1016/j.biopha.2022.113126

Febyan, Martha, E., Hudyono, J., Furny, E. F., & Tandean, M. (2016). Pengaruh Curcumin sebagai Inhibitor Jalur Janus Kinase - STAT 3 pada Artritis Reumatoid. Cermin Dunia Kedokteran, 43(11), 863–867. https://cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/891

Firestein, G. S., & McInnes, I. B. (2017). Immunopathogenesis of Rheumatoid Arthritis. Immunity, 46(2), 183–196. https://doi.org/10.1016/j.immuni.2017.02.006

Gusman, V., & Sopianto. (2019). Efektivitas Kompres Jahe Merah Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Lansia Yang Menderita Rheumatoid Arthritis Di Puskesmas Pembantu Bakau Aceh Wilayah Kerja Puskesmas Batang Tumu. Jurnal Ners, 3(1), 82–111. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/494

Hou, J., Yin, S., Jiao, R., Chen, W., Wang, W., Zhang, H., Liu, Z., Chen, Z., & Tian, X. (2024). The combination of hydrogels and rutin-loaded black phosphorus nanosheets treats rheumatoid arthritis. Materials Today Bio, 29(September), 101264. https://doi.org/10.1016/j.mtbio.2024.101264

Jakobsson, P. J., Robertson, L., Welzel, J., Zhang, M., Zhihua, Y., Kaixin, G., Runyue, H., Zehuai, W., Korotkova, M., & Göransson, U. (2022). Where traditional Chinese medicine meets Western medicine in the prevention of rheumatoid arthritis. Journal of Internal Medicine, 292(5), 745–763. https://doi.org/10.1111/joim.13537

Maslikah, S. I., Lestari, R., & Wulandari, N. (2012). Sirih Merah sebagai Agen Anti-Inflamasi pada Mencit Model Rheumatoid Arthritis. MS Open, 5(5), 122–131. https://fmipa.um.ac.id/wp-content/uploads/2019/10/Biologi-Siti-Imroatul-rev-122-131.pdf

Mueller, A. L., Payandeh, Z., Mohammadkhani, N., Mubarak, S. M. H., Zakeri, A., Bahrami, A. A., Brockmueller, A., & Shakibaei, M. (2021). Recent advances in understanding the pathogenesis of rheumatoid arthritis: New treatment strategies. Cells, 10(11), 1–38. https://doi.org/10.3390/cells10113017

Novianty, F., Kriswiastiny, R., Sani, N., Wiranti, I., & Kumala, I. (2024). Faktor Resiko Pasien Rheumatoid Arthritis. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2355–2366. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Radu, A. F., & Bungau, S. G. (2021). Management of Rheumatoid Arthritis: An Overview. Medicine (United Kingdom), 10(2857), 33.

Sabila, F. I., & Tukiran. (2021). A REVIEW: THE POTENTIAL OF SECANG (Caesalpinia sappan L.) IN RHEUMATOID ARTHRITIS TREATMENT. Pharmacognosy Magazine, 10(03), 231–245.

Scherer, H. U., Häupl, T., & Burmester, G. R. (2020). The etiology of rheumatoid arthritis. Journal of Autoimmunity, 110(January), 102400. https://doi.org/10.1016/j.jaut.2019.102400

Surya Nata, A., Kurniawati, D., Herawati, A., & Melviani, M. (2023). Studi Rasionalitas Penggunaan Obat Rheumatoid Arthritis Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Wilayah Banjarmasin. Jurnal Farmasi SYIFA, 1(2), 59–67. https://doi.org/10.63004/jfs.v1i2.200

Sushanti, N. M., Wirawan Adikusuma, Anisa Nova Puspitaningrum, Arief Rahman Afief, & Lalu Muhammad Irham. (2023). Drug Repurposing Untuk Rheumatoid Arthritis Melalui Pemanfaatan Data Variasi Genetik. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(2), 747–754. https://doi.org/10.37874/ms.v8i2.720

Syamsuddin, F., & Pakaya, A. W. (2021). Pengaruh Kompres Sereh Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Boliyohuto. Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(1). https://doi.org/10.31314/zijk.v8i1.1160

Wahba, S. M. R., Darwish, A. S., Shehata, I. H., & Abd Elhalem, S. S. (2015). Sugarcane bagasse lignin, and silica gel and magneto-silica as drug vehicles for development of innocuous methotrexate drug against rheumatoid arthritis disease in albino rats.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Amelia, F., Kaniawati, M., Gabriela Da Costa Soares, F. s, Languwila, I., Dwi Fatma, I., Jefry, J., Efraim Lian, K., Irene Welmince Bokotei, M., Taofiq Putra Pratama, M., Septri Rahmawati, N., Kasihtheisya, N., Subakti, N., & Dodit Rinaldi, M. (2025). A Review : Pengembangan Obat Rheumatoid Arthritis (RA) dengan Berbagai Pendekatan. Jurnal Medika Farmaka, 3(1), 284–291. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i1.59

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama