Evaluation of Pharmaceutical Wholesaler Supplier Performance in the Procurement Process at Puskesmas ABC Garut Regency

Penulis

  • Ardi Rustamsyah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut
  • Aliep Topa Ubaddillah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut
  • Raden Aldizal Mahendra Rizkio Syamsudin Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v2i3.57

Kata Kunci:

Pedagang Besar Farmasi, Rantai Pasok Farmasi, Pengadaan Obat, Efisiensi, Puskesmas

Abstrak

Proses pengadaan obat di Puskesmas sangat bergantung pada efektivitas rantai pasok yang dijalankan oleh Pedagang Besar Farmasi (PBF). Evaluasi kinerja pemasok menjadi penting untuk memastikan ketepatan waktu pengiriman, ketersediaan stok, dan kepatuhan terhadap regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pemasok PBF dalam proses pengadaan obat di Puskesmas ABC, Kabupaten Garut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi dan efektivitas rantai pasok farmasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan populasi apoteker yang bertanggung jawab dalam pengadaan obat di Puskesmas dan sampel berupa beberapa PBF. Data dikumpulkan melalui dokumentasi (surat pesanan dan faktur) serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil evaluasi menunjukkan adanya variasi skor kinerja antar PBF, di mana hanya tiga PBF yang memperoleh nilai kinerja sangat baik. Namun, aspek Responsiveness (ketepatan waktu pemenuhan pesanan) dan Agility (kemampuan beradaptasi dengan perubahan permintaan) masih menjadi tantangan utama. Faktor yang paling berpengaruh terhadap efisiensi rantai pasok adalah ketepatan waktu pengiriman, ketersediaan stok, koordinasi antara PBF dan Puskesmas, serta kepatuhan terhadap regulasi farmasi.

Biografi Penulis

Ardi Rustamsyah, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut

Program Studi Farmasi

Aliep Topa Ubaddillah, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut

Program Studi Farmasi

Raden Aldizal Mahendra Rizkio Syamsudin, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Garut

Program Studi Farmasi

Referensi

Astiena, A. K., & Hadiguna, R. A. (2024). Manajemen Logistik Farmasi Di Institusi Pelayanan Kesehatan. Uwais Inspirasi Indonesia.

Fauziah.,K., Muchlis.,N, Hamzah., W. 2024. Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar. Window of Public Health Journal.

Joharuddin, J., Ketaren, O., Hutajulu, J., Nababan, D., & Sitorus, M. E. J. (2023). Ketersediaan logistik kesehatan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana (studi kasus di dinas kesehatan kabupaten nagan raya). Prepotif: jurnal kesehatan masyarakat, 7(3), 16192-16206.

Kurniawan.,S, Diputra.,A.A. 2023. Sistem Pengelolaan Stok Obat Berbasis Internet Of Things (IOT) Untuk Peningkatan Efisiensi Dan Pelayanan Konsumen Di Apotek Pusaka Asih.Jurnal Farmasi Muhammadiyah Kuningan.

Misnaniarti, M., & Destari, P. K. (2018). Aspek penting akreditasi puskesmas dalam mendukung implementasi jaminan kesehatan nasional. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 10-16.

Noorhidayah., N, Inayah., H, Rahayu A. 2022. Analisis Manajemen Logistik Obat Di Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat. An-Nadda.

Putri, A.W., Kurniawan, R., & Diputra, R. (2024). Peran Digitalisasi dalam Rantai Pasok Farmasi: Studi Kasus Puskesmas di Jawa Barat. Jurnal Teknologi dan Manajemen Farmasi, 6(2), 112-130.

Soekirman, R. (2024). Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Farmasi di Indonesia: Tantangan dan Peluang. Jurnal Logistik Farmasi, 5(1), 55-72.

Sulistyowati, W., Restyana, A., Yuniar, A.W. 2020. Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Jombang Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi.

Susanty, A., Santosa, H., & Tania, F. (2020). Penilaian Implementasi Green Supply Chain Management di UKM Batik Pekalongan dengan Pendekatan GreenSCOR. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 16(1), 56. https://doi.org/10.23917/jiti.v16i1.3862

Triastuti, N., & Absor, S. (2024). Hubungan Faktor Pelayanan Internal Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya. JurnalMU: Jurnal Medis Umum, 1(3), 185-197.

Wati, N. (2022). Implementasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) pada Pedagang Besar Farmasi di Kota Jambi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 4(3), 211-225.

Yusuf, B., & Avanti, C. (2020). Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dan Implementasinya oleh Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Kota Banjarmasin-Banjarbaru Tahun 2019. Jurnal Pharmascience, 7(2), 58-74.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

Ardi Rustamsyah, A. R., Aliep Topa Ubaddillah, A. T. U., & Raden Aldizal Mahendra Rizkio Syamsudin, R. A. M. R. S. (2024). Evaluation of Pharmaceutical Wholesaler Supplier Performance in the Procurement Process at Puskesmas ABC Garut Regency . Jurnal Medika Farmaka, 2(3), 280–285. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v2i3.57