Uji Aktivitas Antibakteri dan Analisis KLT-Bioautografi Ekstrak Etanol Daun Situduh Langit (Erigeron sumatrensis Retz) Terhadap Bakteri Escherichia coli
DOI:
https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v2i1.31Kata Kunci:
daun situduh langit, Escherichia coli, difusi cakram, KLT-bioautografiAbstrak
Pendahuluan: Situduh langit (Erigeron sumatrensis Retz.) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai obat kumur, sakit kepala, nyeri pegel linu, sariawan, menetralkan tekanan darah dan mengobati jerawat. Selain sebagai obat situduh langit juga memiliki aktivitas antimikroba. Kandungan metabolit sekunder yang ada pada tumbuhan situduh langit yaitu saponin dan flavonoid yang dapat digunakan sebagai pengobatan diare. Metode: Tujuan dari penelitan ini untuk mengetahui konsentrasi dan profil KLT-Bioutografi ekstrak etanol daun situduh langit terhadap penghambatan bakteri Escherichia coli. Daun situduh langit diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun situduh langit dengan konsentrasi 6,5%, 12,5%, 25%, dan 50% menggunakan metode difusi cakram. Untuk mengetahui golongan senyawa yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri digunakan metode KLT-Bioutografi. Hasil: Dari hasil penelitian, analisis ANOVA data yang diperoleh normal dan homogen dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Pada konsentrasi 6,5% memperoleh rata-rata sebesar 6,0±0,00; konsentrasi 12,5% memperoleh rata-rata sebesar 6,23±0,24; konsentrasi 25% memperoleh rata-rata sebesar 6,77±0,89. Dari ketiga konsentrasi tersebut menunjukkan efek yang paling kecil dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, sedangkan pada konsentrasi 50% memperoleh rata-rata sebesar 7,71±1,17 menunjukkan efek yang paling besar dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Pada uji KLT-Bioautografi diperoleh Nilai Rf yaitu 0,97; 0,92; 0,67; 0,60; 0,31; 0,21 dan 0,14 dan tidak terbentuknya zona bening disekitar media. Kesimpulan: Ekstrak daun situduh langit memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri escherichia coli, pada konsentrasi 50% dengan kategori sedang dan analisis KLT-Bioautografi pada ekstrak etanol situduh langit tidak membentuk zona bening disekitar media.
Referensi
Agustin, R., Khasanah, H. R., Susilo, A. I., & Muslim, Z. (2022). Karakteristi dan Uji Fitokimia Simplisia Tanaman Suruhan (Peperomia Pellucida L). Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Alina, R., Hidayati, S. N., Antares, D. A., Fuadah, F. S., & Wijayanti, R. (2017). Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Kulit Buah Rambutan (Nephellium lappaceum L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri E. coli Penyebab Diare. Media Farmasi Indonesia, 12(2).
Anam, K. (2015). solasi senyawa triterpenoid dari Alga Merah (Eucheuma cottonii) menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dan analisisnya menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
De Silva, G. O., Abeysundara, A. T., & Aponso, M. M. W. (2017). Extraction methods, qualitative and quantitative techniques for screening of phytochemicals from plants. American Journal of Essential Oils and Natural Products, 5(2), 29–32.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi Kedua (2nd ed.). Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Dima, L. R. (2016). Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Pharmacon, 5(2).
Karlina, V. R., & Nasution, H. M. (2022). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli. Journal of Health and Medical Science, 131–139.
Karthika, S, J., & S, P. (2014). TLC and HPTLC Fingerprint Profiles of Different Bioactive Components from the Tuber of Solena amplexicaulis. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry JPP, 3(31), 198–206.
Kartikawati, E., Deswati, D. A., & Heidy, N. (2022). Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Daun Jungrahab (Baeckea frutescens L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes ATTC. 1223. Jurnal Sabdariffarma: Jurnal Ilmiah Farmasi , 10(2), 40–52.
Lubis, L. (2017). Karakterisasi dan Isolasi Senyawa Saponin dari Ekstrak Etanol Daun Situduh Langit (Erigeron Sumatrensis Retz.). (Doctoral dissertation).
Ngajow, M., Abidjulu, J., & Kamu, V. S. (2013). Pengaruh Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata) terhadap bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Jurnal Mipa, 2(2), 128–132.
Niswah, L. (2014). Uji aktivitas antibakteri dari ekstrak buah parijoto (Medinilla speciosa blume) menggunakan metode difusi cakram. (Skripsi: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah).
Nuraeni, A. D., & Kodir, R. A. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Propionibacterium acnes Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Karuk (Piper sarmetosum Roxb. Ex. Hunter) serta Analisis KLT Bioautografi. Jurnal Riset Farmasi, 9–15.
Pandey, A., & Tripathi, S. (2014). Concept of standardization, extraction and pre phytochemical screening strategies for herbal drug. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 2(5), 115–119.
Paputungan, W. A., Lolo, W. A., & Siampa, J. P. (2019). Aktivitas antibakteri dan analisis KLT-bioautografi dari fraksi biji kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner). Pharmacon, 8(3), 516–524.
Purwanti, A. (2022). Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L). Pharmacon, 11(4), 1694–1699.
Rosmania, R., & Yanti, F. (2020). Perhitungan jumlah bakteri di Laboratorium Mikrobiologi menggunakan pengembangan metode Spektrofotometri. Jurnal Penelitian Sains, 22(2), 76–86.
Salamah, A. R., Haqqi, S. D., & Rolekta, S. (2024). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Scientica: Jurnal Ilmiah Sains Dan Teknologi, 2(1), 289–295.
Setyawaty, R. (2020). Preliminary Studies on the Content of Phytochemical Compounds On Skin of Salak Fruit (Salacca zalacca). Pharmaceutical Journal of Indonesia, 6(1), 1–6.
SHCM, S. H. C. M. (2023). Kirby Bauer Antibiotic Sensitivity. Http://Shs-Manual.Ucsc.Edu/Policy/Kirby-Bauerantibiotic-Sensitivity.
Simaremare, E. S. (2014). Skrining fitokimia ekstrak etanol daun gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd). PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) , 11(1), 98–107.
Singh, V., & Kumar, R. (2017). Study of Phytochemical Analysis and Antioxidant Activity of Allium sativum of Bundelkhand Region. International Journal of Life-Sciences Scientific Research, 3(6), 1451–1458. https://doi.org/10.21276/ijlssr.2017.3.6.4
Taufiq, S., Yuniarni, U., & Hazar, S. (2015). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi. Prosiding Farmasi Universitas Islam Bandung, 654–661.
Tiwari, P., Kumar, B., Kaur, M., Kaur, G., & Kaur, H. (2011). Phytochemical screening and Extraction: A Review. Internationale Pharmaceutica Sciencia, 1(1), 98–106.
Tommy, M., Pratama, N. P., & Sari, K. R. P. (2022). Perbandingan Kadar Total Fenolik dan Flavonoid Ekstrak Etanol Daun, batang, dan Akar Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 1(5), 217–231.
Ulandari, A. S., & Sani, S. K. (2023). Identifikasi senyawa metabolit sekunder ekstrak metanol daun dan kulit batang Banten (Lannea coromandelica) menggunakan GC-MS sebagai tanaman obat. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 4(1), 81–86.
Yassir, M., & Asnah, A. (2019). Pemanfaatan jenis tumbuhan obat tradisional di desa batu hamparan kabupaten aceh tenggara. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 6(1), 17–34.
Yuliawati, M. K., & Syafnir, L. (2015). Identifikasi Senyawa Aktif Antibakteri Dengan Metode Bioautografi KLT Terhadap Ekstrak Etanol Tangkai Daun Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott). Yuliawati, Kiki Mulkiya, and Livia Syafnir. “Identifikasi Senyawa Aktif Antibakteri Dengan Metode Bioautografi KLT Terhadap Ekstrak Etanol Tangkai Daun Talas (Colocasia Esculenta (L.) Schott).” Prosiding Farmasi , 583–590.
Yulistyani, I., Poernomo, A. T., & Isnaeni, I. (2021). KLT-Bioautografi Ekstrak Etil Asetat Supernatan Hasil Fermentasi Streptomyces G Isolat Tanah Rumah Kompos Bratang Surabaya. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(1), 1. https://doi.org/10.20473/jfiki.v8i12021.1-9
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2025-08-31 (2)
- 2024-06-30 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Medika Farmaka

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








