Review Jurnal: Aktivitas Deodorant Spray Ekstrak Herbal Pada Bakteri Staphylococcus sp dengan Metode Difusi Agar

Penulis

  • Juliettania Sahira Madliya Program Studi S1 Farmasi, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Adelia Rahmawati Program Studi S1 Farmasi, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Salfia Ihsani Program Studi S1 Farmasi, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Firdha Senja Maelaningsih Program Studi S1 Farmasi, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v1i3.19

Kata Kunci:

Ekstrak, aktivitas antibakteri, deodorant spray , Stapylococcus sp , difusi agar

Abstrak

Pendahuluan: Bau tubuh disebabkan oleh sekresi kelenjar keringat dan aktivitas bakteri. Salah satu cara untuk mengatasi bau tubuh adalah dengan menjaga kebersihan tubuh dan menggunakan produk topikal seperti antiperspiran dan deodoran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meninjau artikel jurnal yang membahas formulasi deodoran spray herbal terhadap bakteri Staphylococcus sp berdasarkan konsentrasi senyawa aktifnya. Tinjauan literatur dilakukan dengan mencari artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Metode: Proses pencarian jurnal dilakukan melalui situs web penyedia jurnal. Dalam pencarian literatur jurnal, dilibatkan penggunaan kata kunci "deodorant spray”, “aktivitas antibakteri”, “ekstrak", “Stapylococcus sp” dan “difusi agar” dengan penyaringan hasil pencarian tersedia dalam full text. Hasil: Berdasarkan hasil review, terdapat 8 jurnal yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Kesimpulan: Kemangi dan minyak atsirinya, minyak atsiri kulit jeruk kalamansi serta kombinasi minyak atsiri kulit jeruk kalamansi dan ekstrak teh hijau, daun beluntas dan daun jelantir menghasilkan deodoran spray yang memiliki aktivitas antibakteri.

Referensi

Al-Talib, N. A., Abduljala, M. H., & Hamodat, Z. M. A. (2020). A review on staphylococcus sp. And its pathogens. Int J Res Pharm Sci, 11(1), 755-9.

Balouiri, M., Sadiki, M., & Ibnsouda, S. K. (2016). Methods for in vitro evaluating antimicrobial activity: A review. Journal of pharmaceutical analysis, 6(2), 71-79.

Destriawan, A., Mulyani, R., & Muharam, S. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jelantir (Conyza sumatrensis (Retz.) E. Walker) Dalam Sediaan Deodoran Spray Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 8(2), 276-285.

Dewi, I. P., Wijaya, W. R., & Verawaty, V. (2019). Uji Daya Hambat Deodoran Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis. JAFP (Jurnal Akademi Farmasi Prayoga), 4(1), 25-33.

Faradiba, S. (2014). Efektivitas bawang putih (Allium sativum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis.

Götz, F., Bannerman, T., & Schleifer, K. H. (2006). The genera staphylococcus and macrococcus. The prokaryotes, 5.

Handayani, R. P., Pusmarani, J., & Halid, N. H. A. (2022). Formulasi dan Uji Aktivitas Sediaan Deodoran Spray Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica) Terhadap Bakteri Stphylococcus epidermidis. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 1(1), 7-12.

Humaira, H. T. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gejala Dermatitis Kontak Iritan Akibat Penggunaan Deterjen Pada Pegawai Binatu di Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).

Indriaty, S., Karlina, N., Hidayati, N. R., Firmansyah, D., Senja, R. Y., & Zahiyah, Y. (2022). Formulasi Dan Uji Aktivitas Deodoran Spray Ekstrak Etanol Herba Kemangi Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus:. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(4), 973-982.

Khairani, T. N., Fitri, K., Andry, M., & Nasution, M. A. (2023). Antibacterial Activity of Basil Leaves Extract Towards Bacteria Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis in Deodorant Spray. Jurnal Farmasi Sains Dan Praktis, 252-260.

Khasanah, R. A., Budiyanto, E., & Widiani, N. (2011). Pemanfaatan Ekstrak Sereh (Chymbopogon Nardus L.) Sebagai Alternatif Anti Bakteri Staphylococcusepidermidis Pada Deodoran Parfume Spray. Pelita-Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY, (1).

Masrijal, C. D. P., Jarulis, J., & Sarah, S. (2022). Formulasi dan Uji Aktivivitas Antibakteri Deodoran Spray Ethanol-Propilenglikol Mengandung Minyak Atsiri Kulit Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa Cortex) Terhadap Staphylococcus epidermidis. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 9(2), 64-74.

Oktaviana, M. I., Pahalawati, I. N., Kurniasih, N. F., & Genatrika, E. (2019). Formulasi Deodoran Spray dari Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Antibakteri Penyebab Bau Badan (Staphylococcus epidermidis). PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(2), 396-405.

Veranita, W., Wibowo, A. E., & Rachmat, R. (2021). Formulasi Sediaan Deodoran Spray dari Kombinasi Minyak Atsiri Kulit Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa) dan Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis L) serta Uji Aktivitas Antibakteri. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(2), 142-146.

Wulandari, A. A. (2019). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Propilenglikol Pada Uji Sifat Fisik Sediaan Deodoran Spray Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea Indica Less.) (Doctoral dissertation, Politeknik harapan Bersama Tegal).

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

Sahira Madliya, J., Rahmawati, A., Ihsani, S., & Maelaningsih, F. S. (2023). Review Jurnal: Aktivitas Deodorant Spray Ekstrak Herbal Pada Bakteri Staphylococcus sp dengan Metode Difusi Agar. Jurnal Medika Farmaka, 1(3), 135–140. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v1i3.19

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama